.

.
Tampilkan postingan dengan label Liputanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liputanku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2019

Agar Produk dan Jasa Anda Terlihat Berbeda

Dari Buku Marketing is Bullshit (4-habis)

BERBEDA
atau diferensiasi dapat direkatkan pada apa saja. Apakah pada fenomena superior atau fenomena inferior, apakah pada software atau hardware. Jadi diferensiasi tidaklah sukar untuk dikreasi.
Yang jelas tanpa diferensiasi, basi. Inidia trik agar produk dan pelayanan Anda terlihat berbeda

The Higher Vs The Highest
Segala sesuatu yang superior alias serba "paling" menarik untuk diperbincangkan dan menjadi perhatian. Tidak kecuali dalam gimick pemasaran.
Coba cermati perlombaan membangun gedung tertinggi, menjadi terkuat, terbesar, termahal, terlengkap, terseksi. Itu semua tak lain untuk rekor lalu media meliput, khalayak akan menggunjing dan bisnis pun akan berputar dengan sendirinya.
Kaos Jeger di Denpasar dan Dagadu di Jogya mereka tak membuka cabang di daerah lain itu bagian dari fenomena superior yang ditembakkan ke benak konsumen.

The Inferior Vs The Superior
Soal diferensiasi tak hanya mencakp fenomena superior saja melainkan juga fenomena inferior. Coba intip Paris Hilton.
Saat tampil di acara reality shownya, The Simple Life, prodesurnya sengaja memasangkan dengan pemeran yang kalah dengan seksinya, pirangnya dan tingginya. Maka terlihatlah Hilton lebih seksi dan lebih cantik.
Dji Sam Soe kelihatan semakin mentereng dengan diaktifkannya inferior contrast dengan Sampoerna Hijau, dan lainnya.
Selain dua hal di atas ada pula kreasi diferensiasi yakni software vs hardware, ambient vs myopia, dan produkct vs experience.(firmansyah)

Jumat, 27 Desember 2013

Yayasan Al Bayan Hidayatullah Makassar Miliki Pengurus Baru

Laporan: Firmansyah Lafiri
Media Relation/Humas Yayasan Al Bayan Pesantren Hidayatullah Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM -- Yayasan Al Bayan pengelola Pesantren Hidayatullah Makassar memiliki struktur kepengurusan baru. Yayasan kini dipimpin Ketua Sarmadani dan Sekretaris Muh Arfah.

Minggu, 15 Desember 2013

Makna dan Cara Bersyukur


SAAT ini bulan syafar, setelah kita lewati bulan Muharam. Dan beberapa hari lagi kita berpisah dengan tahun masehi 2013. Ini anegerah umur. Maka perlu kita berintrospeksi dan muhasabah.

Semua muhasabah dibenarkan, tapi selama ini banyak muhasabah semata tentang kehidupan di dunia semata. Soal apa yang bisa kita beli tahun depan. Kita lupa bemuhasabah bagaimana memperbaiki kualitas kehambaan kita seperti kondisi ibadah.

Contohnya untuk perbaiki dan bertekad lebih awal datang kemasjid, shalat ditargetkan untuk selalu di masjid. Target ini harusnya lebih utama karena akan menjadi modal nikmat keabadian di akhirat kelak.

Rabu, 09 Februari 2011

Onny Gappa jadi TCP Presenter Al Gore di Indonesia

AL Gore juga akan melatih penanganan perubahan iklim. bagi peserta dari kawasan Asia Pasifik. Pegiat penghijauan yang juga Koordinator Panin Peduli Onny Gappa terpilih untuk mengikuti pelatihan TCP Asia Pacific Summit tersebut.
Bagi Al Gore ini yang pertama kali ia memberi pelatihan tentang perubahan iklim di Indonesia. Di kawasan Asia Pasifik, sebelumnya ia melatih di Melbourne, Beijing dan New Delhi.

Bersama pakar internasional lainnya, Al Gore akan memberi pelatihan di Jakarta yang diselenggarakan oleh The Climate Project Indonesia.
Pelatihan ini akan diikuti 300 individu yang terseleksi dari 15 negara. Onny salah seorang yang mewakili Indonesia yang dipilih dari beragam profesi mulai dari akademisi, aktivis lingkungan, artis, pengusaha, pejabat pemerintah, mahasiswa dan lainnya.
Setelah mengikuti pelatihan, Onny akan menyandang predikat The Climate Project (TCP) Presenter dan berkewajiban memberi pemahaman ke warga tentang dampak dan upaya menghadapi perubahan iklim di lingkungan masing-masing.
Sebagai peserta utusan Indonesia, Onny akan bergabung dengan gerakan akar rumput bercorak global. Tujuan gerakan ini adalah membangkitkan kembali fokus dan respon kawasan Asia Pasifik terhadap mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.(fir)

Al Gore Kampanye Iklim di Jakarta

MANTAN Wakil Presiden Amerika Serikat dan peraih Nobel Perdamaian, Al Gore, akan hadir di Jakarta pada 8-10 Januari mendatang.
Ia hadir dalam acara Business for Environment (B4E) Forest Dialogue untuk merayakan peluncuran International Year of Forests 2011 yang dicanangkan PBB, dan The Climate Project (TCP) Asia Pacific Summit.
Sebagai sosok berpengaruh yang aktif menyuarakan permasalahan lingkungan dan perubahan iklim, Al Gore akan menyampaikan pidato eksklusif, berbagi cerita dan visi mengenai upayanya mewujudkan dunia yang lebih baik, serta peran hutan yang berkesinambungan pada masa mendatang.
Dipandu oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), WWF-Indonesia, dan Global Initiatives, pada dialog ini akan diulas mengenai peran hutan Indonesia dalam upaya mengurangi emisi karbon dan memerangi perubahan iklim global.
Dalam acara yang berlangsung di Shangri-La Hotel Jakarta ini, Al Gore akan didampingi oleh beberapa pembicara, yaitu Irman Gusman (Ketua DPD RI), El-Mustafa Benlamlih (Koordinator Bidang Kependudukan PBB), Dr Efransjah (Direktur Eksekutif WWFIndonesia), dan Gita Wirjawan (Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM).
B4E Forest Dialogue juga akan menjadi momen sosialisasi agenda tahunan Business for the Environment Global Summit ke-5, yang rencananya digelar pada 27-29 April 2011 di Jakarta.
B4E Summit merupakan konferensi internasional yang memfasilitasi dialog dan aksi kepedulian lingkungan bagi pelaku usaha.
Kali ini, B4E Global Summit 2011 akan dilaksanakan dengan dukungan dari DPD RI, Pemerintah Indonesia, WWF dan Global Initiatives untuk mempertemukan pemimpin-pemimpin dunia, CEO, LSM, agensi internasional, dan media dalam diskusi pencarian solusi, baik bagi permasalahan lingkungan maupun perubahan iklim yang kian mendesak.(fir)

Onny Gappa jadi TCP Presenter Al Gore di Indonesia

AL Gore juga akan melatih penanganan perubahan iklim. bagi peserta dari kawasan Asia Pasifik. Pegiat penghijauan yang juga Koordinator Panin Peduli Onny Gappa terpilih untuk mengikuti pelatihan TCP Asia Pacific Summit tersebut.
Bagi Al Gore ini yang pertama kali ia memberi pelatihan tentang perubahan iklim di Indonesia. Di kawasan Asia Pasifik, sebelumnya ia melatih di Melbourne, Beijing dan New Delhi.
Bersama pakar internasional lainnya, Al Gore akan memberi pelatihan di Jakarta yang diselenggarakan oleh The Climate Project Indonesia.
Pelatihan ini akan diikuti 300 individu yang terseleksi dari 15 negara. Onny salah seorang yang mewakili Indonesia yang dipilih dari beragam profesi mulai dari akademisi, aktivis lingkungan, artis, pengusaha, pejabat pemerintah, mahasiswa dan lainnya.
Setelah mengikuti pelatihan, Onny akan menyandang predikat The Climate Project (TCP) Presenter dan berkewajiban memberi pemahaman ke warga tentang dampak dan upaya menghadapi perubahan iklim di lingkungan masing-masing.
Sebagai peserta utusan Indonesia, Onny akan bergabung dengan gerakan akar rumput bercorak global. Tujuan gerakan ini adalah membangkitkan kembali fokus dan respon kawasan Asia Pasifik terhadap mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.(fir)

Selasa, 08 Februari 2011

Ini Dia Cara Memahami Perencanaan Keuangan dengan Mudah

buku baru
* Judul: Smart Money Game, 35 Tip Menjadi Keluarga Sejahtera-Bahagia
* Penerbit: PT Elex Media Komputindo
* Penulis: Mike Rini

referensi

SEMUA
orang ketika ingin mencapai kesejahteraan moral dan materiil tentunya harus melalui beebrapa tahapan usaha dalam kehidupannya.
Melalui buku Smart Money Game, 35 Tip Menjadi Keluarga Sejahtera-Bahagia, penulisnya Mike Rini mengajak para pembaca untuk menyelami beberapa tahapan secara finansial menuju keluarga yang sejahtera sekaligus bahagia.
Buku terbitan PT Elex Media Komputindo itu dilengkapi perangkat permainan Smart Money. Karena sambil fun bermain game keuangan (smart money game) Anda bisa melihat sekaligus megnamati bagaimana merespons kemungkinan, peluang, kendala yang dihadapi.
Permainan yang disediakan menjadi alat latihan menyiapkan diri jika memang harus menghadapi dalam kehidupan nyata.
Buku setebal 208 halaman itu dilengkapi berbagai tip dan trik menjadi keluarga sejahtera dan bahagia.
Ada 17 tip membangun fondasi investasi keluarga, sebanyak tujuh tip perlindungan keuangan keluarga dan 11 tip sukses berinvestasi.
Tiap-tiap artikel merupakan kombinasi yang proporsional antara pemahaman konsep dan aspek teknik.
Buku yang kini sudah bisa diperoleh di Toko Buku Gramedia dan toko buku lainnya itu akan mengjak Anda memiliki hubungan yang baik dengan uang.
Di tulis dengan gaya bahasa cerita yang terinspirasi dari kenyataan sehari-hari, sehingga topik perencanaan keuangan yang rumit untuk kebanyakan orang menjadi mudah dipahami, mudah diingat, dan mudah dipraktikkan.
Setelah membucu baku ini, Anda tidak hanya akan mengetahui apa yang dimaksud dengan perencanaan keuangan, tetapi juga untuk tujuan apa (mengapa) Anda melakukannya.
Buku ini ibarat sebuah peta yang telah disusun dengan cermat untuk membantu Anda mengelola keuangan keluaga.
Jika Anda membaca seluruhnya dari awal sampai akhir maka Anda akan menemukan jalinan benang merah yang terangkai dengan kompak antara tip yang satu dengan tip yang lain.(firmansyah)

Mengaca di 2010, Memacu Perbaikan di 2011

* Monitoring & Evaluasi Program Pelayanan Kesehatan Gratis 2010

DINAS
Kesehatan Sulsel kembali menggelar Pertemuan Monitoring akhir tahun dan Evaluasi Program Pelayanan Kesehatan Gratis 2010 di Hotel Clarion, Makassar, pekan lalu
Hadir pada kegiatan itu Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Sulsel, Kepala Kepolisian Daerah Sulselbar, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulselbar, yang sekaligus sebagai narasumber, sebagai peserta para Kepala Puskesmas se-Sulsel dan jajaran direktur rumah sakit.
Kegiatan tiap akhir tahun itu untuk mengevaluasi sekaligus memantapkan kegiatan penyelenggaraan pelayanan kesehatan gratis di Sulsel. Kebijakan kesehatan gratis Sulsel telah dilaksanakan selama lebih dari dua tahun, tepatnya dimulai sejak 1 Juli 2008.
Forum itu pula menurut, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr H Rachmat Latief SpPD MKes FINASIM, untuk menyempurnakan pedoman dan petunjuk teknis pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis mulai dari tatalaksana kepesertaan, pendanaan, pelayanan, hingga pengawasan dan pengorganisasian.
Dari kalangan akademisi, jelas Kepala Seksi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Dinkes Sulsel Rahmat Jaya SKM Mkes, hadir sebagai narasumber Prof Dr Amran Razak SE Msc, juga Direktur PT Askes Regional IX Makassar.
Pada kesempatan itu Rachmat menguraikan perkembangan pelaksanaan kebijakan kesehatan gratis terus mengalami kemajuan.
Dari jumlah kepesertaan, jumlah masyarakat Sulsel yang menikmat kebijakan ini semakin bertambah. Pada tahun pertama pelaksanaan Tahun 2008 hanya dinikmati 4.298.110 jiwa dan pada tahun ini telah mencapai 4.576.525 jiwa.
"Pada 2009 telah diadakan/didistribusikan Kartu Kesehatan Gratis sebanyak 1,1 juta lembar dan tahun 2010 sebanyak 1.000.000 lembar
Untuk pendanaan pun juga makin bertambah pada tahun pertama ditanggung oleh provinsi sebesar Rp 81,7 miliar, lalu di 2009 provinsi mengalokasikan Rp 93,5 juta dan pihak pemkab/kota Rp 45,6 miliar.
"Tahun ini Pemprov Sulsel mengalokasikan lebih dari Rp 103,4 miliar sedangkan pihak kabupaten/kota menambah menjadi Rp 65,9 miliar.
Gubernur Syahrul berharap untuk meningkatkan dan memantapkan program pelayanan kesehatan gratis perlu ada ide-ide baru berupa sistem atau model yang dapat mengadopsi seluruh komponen dalam rangka perbaikan pelaksanaannya ke depan.
"Tak salah misalnya dengan mengelaborasi pola-pola yang telah berjalan saat ini, baik dari kacamata akademik, pemerintah maupun dari kacamata pihak swasta," urainya.
Dalam rangka pemantapan dan pengembangan Program Kesehatan Gratis, sejauh ini telah dijajaki rencana kemitraan pengelolaan dengan Pihak Ketiga, khususnya PT Askes (Persero).(adv/fir)

penjelasan gubernur sulsel
Capaian Indikator Layanan Kesehatan Meningkat

PELAYANAN
Kesehatan Gratis yang dicanangkan sejak 1 Juli 2008 merupakan momentum yang sangat baik dan tepat dalam rangka memberikan kesempatan bagi masyarakat Sulsel guna mengakses pelayanan kesehatan, disamping itu dapat memberi solusi terhadap masalah-masalah kesehatan yang selama ini menjadi beban pemerintah dan masyarakat.
Program ini juga akan memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi terwujudnya percepatan pencapaian indikator kesehatan yang lebih baik.
Seperti halnya Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi masyarakat miskin, pelayanan kesehatan gratis juga masih ditemukan kendala dan masalah dalam pelaksanaannya.
Kendala itu seperti belum tepatnya jumlah sasaran kepesertaan, masih terbatasnya jenis pelayanan yang diberikan terutama pada pelayanan kesehatan rujukan, kondisi perimbangan pembiayaan yang telah ditetapkan, mekanisme pencairan dana, kepesertaan dan pelayanan lintas batas serta lemahnya pengawasan di lapangan.
Berbagai kendala dan masalah tersebut, kita sama-sama yakin bisa teratasi dengan baik melalui pembelajaran dari pengalaman pelaksanaan selama ini dan yang terpenting adalah komitmen yang kuat dari Pemerintah Daerah termasuk para pemangku kebijakan lainnya serta support dari para akademisi.
Berangkat dari perjalanan selama lebih dari 2 tahun, Pelayanan Kesehatan Gratis telah banyak memberi manfaat terutama dalam hal terjadinya peningkatan akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan sehingga masyarakat dapat lebih dini menemu-kenali penyakit yang dideritanya.
Selanjutnya, terjadi peningkatan pencapaian indikator pelayanan kesehatan, seperti cakupan pelayanan K1 dan K4, Persalinan oleh tenaga kesehatan, Pelayanan Neonatos, Menurunnya Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi serta Meningkatnya Umur Harapan Hidup.
Disamping itu, adanya peningkatan alokasi anggaran untuk sektor kesehatan tahun 2010 telah melampaui target yaitu 12,39%, dimana Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menegaskan bahwa besaran anggaran kesehatan Pemerintah Daerah minimal 10 % dari total APBD.

* Dr H Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH, Gubernur Sulsel

penjelasan kadinkes sulsel
Lebih Dekat, Lebih Responsif dan Sesuai Permintaan

DI
antara sejumlah keberhasilan pelaksanaan kebijakan kesehatan gratis patut kami akui dan masyarakat perlu memahaminya bahwa pelaksanaan dari kebijakan ini masih menemui sejumlah masalah.
Permasalahan itu misalnya masih adanya pelayanan pasien lintas batas, tarif pelayanan masih mengacu pada tarif Perda yang bervariasi di masing-masing daerah.
Masih ditemukan pula adanya biaya untuk obat dan tindakan yang dibebankan kepada masyarakat. Komitmen dan kesiapan kab/kota dalam mengalokasikan anggaran juga perlu dioptimalkan.
Secara teknis pelaksanaan masih kurangnya kepatuhan terhadap pencatatan dan pelaporan, pedoman/juknis yang diatur masih belum mendetail.
Masih ditemukan pula kasus-kasus rujukan yg sebenarnya tidak ditanggung kesehatan gratis, ada rumah sakit swasta mengalami kekurangan pasien, hingga belum adanya verifikasi klaim yang sifatnya independent.
Ke Depan
Untuk itu dalam rangka pemantapan dan pengembangan kami berharap perlu dilakukan upaya-upaya mulai dari mendorong adanya peningkatan pembiayaan dengan mekanisme/skema asuransi. Jadi perhitungan berdasarkan premi, bukan angka kesakitan.
Pada 2011 mendatang alokasi anggaran kesehatan gratis ditetapkan Rp 284,9 miliar lebih dengan kepesertaan 4.749.197 jiwa
Juga perlu didorong terbentuknya komitmen antar pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan kerja sama lintas kabupaten/kota dan atau lintas region melalui nota kesepahaman (MoU).
Diharapkan pula ada rumusan model pembiayaan untuk mengatasi problem klaim antar kabupaten/kota dan atau antar region.
Kami juga akan memantapkan Regionalisasi Sistem Rujukan RS, yaitu pengaturan sistem rujukan dengan menetapkan enam wilayah pusat rujukan yaitu Region Timur, Region Utara, Region Tenggara, Region Selatan, Region Gerbang Utara dan Region Gerbang Selatan Kota Makassar.
Dimana setiap region ditetapkan satu rumah sakit sebagai Pusat Rujukan. Kami juga akan melakukan advokasi terhadap pemda agar dapat dirumuskan formulasi tarif yang tepat dan digunakan khusus untuk pelayanan kesehatan gratis yang berlaku bagi seluruh kabupaten/kota.
Formulasi tersebut ditetapkan sebagai Perda Tarif Pelayanan Kesehatan Gratis. Untuk itu perlu pengelolaan yang lebih profesional melalui pola kemitraan dengan Badan penyelenggara jaminan pemeliharaan kesehatan.
Sejumlah perbaikan itu mulai dari manajemen kepesertaan, sistem pelayanan kesehatan, pembiayaan dan peran serta masyarakat itu tak lain agar kebijakan yang dirilis oleh Gubernur Syahrul Yasin Limpo lebih dekat dengan rakyat yang sesuai kebutuhan, lebih responsif karena adanya kendali mutu dan biaya, serta lebih sesuai permintaan, amanat konstitusi.(adv/fir)

* Rachmat Latief, Kepala Dinkes Sulsel

Rangkuman Monitoring & Evaluasi Program Kesehatan Gratis di 2010

* Bahwa Program Pelayanan Kesehatan Gratis adalah amanat Undang-Undang /Konstitusi yang perlu mendapatkan perhatian yang serius dari Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah karena kesehatan sebagai hak dasar yang perlu dipenuhi oleh pemerintah.
* Bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten/kota telah berkomitmen dalam mendukung dan mengakselerasi Program Jaminan kesehatan semesta menuju Universal Coverage yang ditandai dengan kesiapan pemerintah daerah menganggarkan dana untuk Program Pelayanan Kesehatan Gratis/Jamkesda.
* Dewan Perwakilan Rakyat, mempunyai fungsi legislasi serta fungsi pengawasan dalam tahapan kebijakan serta perencanaan program dan kegiatan dengan focus perhatian bahwa alokasi anggaran yang disiapkan betul-betul menjadi prioritas dan peruntukannya demi kepentingan rakyat.
* Kewenangan Kepolisian dan Kejaksaan dalam pengawasan pelaksanaan Kesehatan Gratis, hal ini didasarkan pada Perjanjian Kerjasama yang telah disepakati dan ditandatangani oleh masing-masing pihak yaitu Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan sebagai penegak hukum.
* Pengawasan yang akan dilakukan dari kedua penegak hukum tersebut, meliputi ; penyalahgunaan wewenang, pemborosan/kebocoran keuangan Negara, pungutan liar serta penyelewengan lainnya.
* PT. Askes (Persero) sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk mereformasi manajemen pengelolaan yang selama ada dan selanjutnya menyelenggarakan prinsip-prinsip manage care yang lebih professional tanpa mengabaikan peningkatan mutu pelayanan.
* Program Pelayanan Kesehatan Gratis, sejak dicanangkannya mengalami banyak peningkatan selain peningkatan kepesertaan, pembiayaan juga ditandai dengan adanya peningkatan indicator pembangunan kesehatan yang ada di Sulawesi Selatan terutama pada peningkatan UHH sebagai salah satu target MDGs.
* Perlu pengelolaan yang lebih baik dan professional melalui pola kemitraan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, sehingga fungsi-fungsi dan tugas pokok yang ada selama ini diserahkan kepada masing-masing yang berkepentingan.
* Harapannya, Kesehatan Gratis dapat menjadi sebuah Program yang lebih dekat dengan rakyat, lebih responsive dan lebih sesuai dengan permintaan.
* Hal-hal lain yang masih perlu mendapatkan klarifikasi dan pembahasan teknis lebih lanjut dapat dilakukan melalui konsultasi teknis serta koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Pelayanan Kesehatan Gratis.

Kesehatan Gratis Itu...

Sarana kesehatan
* RS Pemerintah: 30 sarana * RS Swasta: 32 sarana * Puskesmas 413 sarana (Puskesmas Non Perawatan: 216 buah dan Puskesmas Perawatan: 197 buah
Pelayanan
* Semua pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas dan jaringannya serta rujukan di kelas III RS Pemerintah
* Tidak dipungut biaya dan menggunakan obat generik
Sasaran
* Seluruh penduduk Sulsel
* Mempunyai kartu identitas (KTP/Kartu Keluarga)
* Tidak termasuk yang sudah mempunyai jaminan kesehatan lainnya (Askes PNS, Jamkesmas, Jamsostek, Asabri, Askes komersial, dsb
Model pembiayaan
* Sharing pembiayaan (40 % provinsi dan 60 % kabupaten/kota)
* Adanya tambahan alokasi anggaran untuk RS Pusat Rujukan
* Klaim dilakukan setiap triwulan tahun berjalan
Pelayanan kesehatan
* Rawat Jalan * Rawat Inap * UGD/Emergency * Pelayanan penunjang lainnya
Diluar tanggungan
* Operasi jantung, kateterisasi jantung dan pemasangan cincin jantung * CT Scan dan MRI * Bedah syaraf dan bedah plastik * Penyakit kelamin dan atau penyakit akibat hubungan seksual *
Alat bantu kesehatan
Kepesertaan :
* 2008: 4.298.110 Jiwa * 2009: 4.472.546 Jiwa * 2010: 4.576.525 Jiwa
Pendanaan
* 2008: Rp 81.794.451.410 (pemprov)
* 2009: Rp 93.511.897.034 (pemprov) dan Rp 45.619.969.200 (pemkot/kab)
* 2010: Rp 103.432.900.476 (pemprov) dan Rp. 65.901.960.000 (pemkot/kab)

Dinkes-Unicef Gelar Simposium Kewaspadaan Wabah Flu Burung

DARI hasil analisa data Flu Burung yang diperoleh dari seluruh wilayah Indonesia ternyata diperoleh informasi bahwa 95,83 % penderita Flu Burung didiagnosa setelah lebih dari 2 hari. "Mengingat hal tersebut tentunya kita harus memperkuat sensitivitas tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan primer seperti Puskesmas dan klinik swasta, selain itu pentingnya informasi dari masyarakat sehingga kasus flu burung dapat diketahui secara dini," urai Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr H Rachmat Latief SpPD MKes FINASIM.
Di Sulawesi Selatan terdapat beberapa kejadian Flu Burung pada Unggas. Bahkan dilaporkan adanya suspek pada manusia.
"Kejadian-kejadian ini meminta kepada kita, selaku petugas di bidang kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan sehingga kasus penularan Flu Burung pada manusia dapat kita cegah, atau diminimalisir kejadian dan penyebaran kasusnya," urainya.
Menurutnya, peran masyarakat, terutama tokoh masyarakat, tokoh agama dan organisasi LSM, sangat besar dalam mendukung percepatan informasi dari masyarakat ke petugas.
Agar lebih memperluas jangkauan kemampuan dan pengetahuan tokoh-tokoh masyarakat tersebut, sosialisasi tentang Flu Burung dan bahayanya menjadi penting.
Untuk itu Dinas Kesehatan Sulsel bekerja sama dengan Unicef menggelar Simposium Kewaspadaan Wabah Flu Burung di Makassar, baru-baru ini
Kegiatan ini dipandang perlu untuk meningkatkan pengetahuan komponen masyarakat terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat dan organisasi LSM tentang flu burung, dengan harapan dapat dijadikan panutan untuk melakukan tatalaksana kasus flu burung sesuai pedoman di tengah-tengah masyarakat.
"Hadir sebagai narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan Sulsel, Bupati Pinrang dan Ketua MUI Sulsel," jelas Kepala Bidang Bina P2PL Dinas Kesehatan Sulsel, dr H Muhammad Anwar MKes
Peserta simposium berasal dari kalangan tokoh agama se-Sulsel, MUI, Muhammadiyah, Aisyah, Muslimat NU, Perdakhi, tokoh masyarakat, dn aktivis LSM
Dari simposium itu menghasilkan rekomendasi memasukkan tema Flu Burung di dalam khotbah Jum'at , kebaktian minggu atau pertemuan-pertemuan keagamaan. juga menghimbau masyarakat mengenai flu burung melalui radio spot oleh tokoh agama, serta sosialisasi ke peternak-peternak.(adv/fir)

Ketua AJI dan Kelola AJI

siapa bikin apa

AJI
, ya..AJI yang diketuai Yusran Paris bukan Aliansi Jurnalis Independen tapi Asosiasi jagung Indonesia.
Beberapa waktu lalu Yusran dengan AJI-nya gencar menggelar berbagai kegiatan dan beberapa agenda strategis pengembangan jagung di daerah ini
Kemarin, Yusran kembali hadir dengan AJI. Tapi rupanya AJI yang ini adalah Anak Jenius Indonesia.
Yusran akan mengelola AJI untuk wilayah Makassar. AJI Makassar diluncurkan oleh Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Hotel Santika, Makassar, Sabtu (30/10), dan dirangkaikan dengan seminar aktivitas otak tengah.
AJI adalah lembaga pelatihan, penelitian dan pengembangan anak dan keluarga yang berbasis pada aktivasi otak .
AJI mengembangkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan kognitif, psikomotorik, dan afektif anak dengan metode pelatihan yang sederhana, mudah diterima, menyenangkan dan memotivasi.(fir)

AJI, ya..AJI yang diketuai Yusran Paris bukan Aliansi Jurnalis Independen tapi Asosiasi jagung Indonesia.
Beberapa waktu lalu Yusran dengan AJI-nya gencar menggelar berbagai kegiatan dan beberapa agenda strategis pengembangan jagung di daerah ini
Kemarin, Yusran kembali hadir dengan AJI. Tapi rupanya AJI yang ini adalah Anak Jenius Indonesia.
Yusran akan mengelola AJI untuk wilayah Makassar. AJI Makassar diluncurkan oleh Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Hotel Santika, Makassar, Sabtu (30/10), dan dirangkaikan dengan seminar aktivitas otak tengah.
AJI adalah lembaga pelatihan, penelitian dan pengembangan anak dan keluarga yang berbasis pada aktivasi otak .
AJI mengembangkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan kognitif, psikomotorik, dan afektif anak dengan metode pelatihan yang sederhana, mudah diterima, menyenangkan dan memotivasi.(fir)

Dari Lifestyle Hingga Peduli Lingkungan

* Jelang Pekan Sepeda Makassar 2010

BERSEPEDA
. Aktivitas ini makin menjadi trend di Makassar. Sejumlah klub bermunculan termasuk berbagai kegiatan bersepeda seperti fun bike makin marak.
Dalam waktu dekat ini akan digelar Pekan Sepeda Makassar 2010. Kegiatan ini dimotori Oxygen Bike Klub.
Even bagi para penggemar sepeda di Makassar dan Sulawesi Selatan itu akan berlangsung selama tiga hari dari 9-11 Juli 2010. Tribun Timur turut mendukung kegiatan ini.
Pekan Sepeda Makassar tersebut menurut Ketua Panitia, herfida Attas, untuk mensosialisasikan pentingnya bersepeda.
"Bukan hanya sebagai sarana transportasi, olahraga dan rekreasi, tetapi diharapkan ke depannya juga akan menjadi ajang menciptakan atlet berprestasi," tuturnya.
Fungsi yang lebih luas lagi, tambahnya, sebagai gaya hidup (lifestyle) dalam berhemat energi, melestarikan lingkungan, dan mengurangi pemanasan global.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengkampanyekan tahun pemuda bersepeda yang dicanangkan oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI.
Sebelumnya pada 4 Juli 2010 akan didahului dengan pra even oleh panitia pelaksana berupa bakti sosial pengobatan gratis kepada masyarakat umum bertempat di Kelurahan Bara Barayya Kota Makassar.
Kegiatan akan dimulai dengan kegiatan Nite Riding pada Jumat malam (9/7). "Untuk pertama kalinya di Makassar kurang lebih 500 sepeda dari sejumlah klub sepeda di Makassar dan daerah di Sulsel akan ikut serta menghadiri undangan panitia untuk bersepeda di malam hari keliling kota Makassar," urai Herfidha.
Pada Sabtu (10/7) sejak pagi hingga menjelang petang sekitar 150 peserta utusan klub sepeda se-Sulsel diundang untuk mengikuti suatu kegiatan workshop pelatihan teknik down hill dan cross country di Samata Bike Park.
"Pelatihan yang juga baru pertama kali digelar di Makassar tersebut menghadirkan dua atlet nasional yaitu Nawir (Polygon) dan Jack Jacobs," jelasnya.

Hadirkan Menteri Alifian

SEBAGAI
puncak dari kegiatan rangkaian tersebut yakni fun bike pada 11 Juli. Fun bike mengambil lokasi start dan finish di Trans Studio Makassar.
Fun bike rencananya akan hadiri dan dilepas oleh Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, DR A Alifian Mallarangeng.
Panitia Pelaksana menargetkan peserta sebanyak 10 ribu orang dari Makassar dan daerah se-Sulsel. Fun bike ini yang didukung oleh lebih dari 40 institusi dan perusahaan, panitia pelaksana hanya menarik kontribusi tiket Rp 10 ribu dengan hadiah yang spektakuler.
Hadiah yang dijanjikan yakni enam unit sepeda motor, 60 unit sepeda MTB, 50 buah ponsel dan 20 buah tabungan.
Khusus utk mengkampanyekan pemakaian produk nasional, panitia pelaksana bekerja sama dengan produsen sepeda Polygon menyiapkan kejutan tujuh sepeda door prize hanya untuk peserta yang memakai sepeda produksi nasional Polygon.(fir)

Herawati Boediono Kagumi RS Sayang Rakyat

KETUA Dekranas yang juga istri Wakil Presiden Boediono, Herawati Boediono mengunjungi dan memantau kesiapan pelayanan Rumah Sakit (RS) Sayang Rakyat.
Pada kunjungan itu Hera mengaku kagum, senang, dan salut atas upaya Pemprov Sulsel mendirikan rumah sakit gratis pertama di Indonesia tersebut.
"Saya sangat senang degnan kepedulian Pemprov Sulsel emmberikan layanan kesehatan gratis, antara lain emlalui rumah sakit ini," ujar Hera.
RS gratis yang diperuntukkan bagi pelayanan kelas 3 itu telah soft opening sebulan lalu. Jika tidak ada halangan, bulan depan RS tersebut rencananya akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudoyono.
Hera dan rombongan sejumlah ibu-ibu menteri serta anggota DPR disambut Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr H Rachmat Latief SpPD Mkes FINASIM, dan Direktur RS Sayang Rakyat, dr Khasma A Padjalangi.
Sekitar setengah jam Hera memantau sejumlah fasilitas RS Sayang Rakyat. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Ketua PKK Sulsel drg Ayunsri Harahap turut mendampingi.
Bekas gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terletak di sekitar kawasan perumahan Villa Mutiara tersebut telah terlihat tertata rapi dan indah. Suasana lingkungan yang masih minim pemukiman juga mendukung pelayanan.
Tahap awal telah tersedia 200 tempat tidur dengan teknologi remote untuk layanan bangsal. Ruang bangsal yang disediakan tak seperti image selama ini yang kumuh, tapi di RS Sayang Rakyat dilengkapi pendingin udara plus tempat tidur yang nyaman.
"Rencananya tempat tidur disediakan sebanyak 1.000 unit untuk melayani masyarakat Sulsel," jelas Rahmat.
RS Sayang Rakyat telah memiliki laboratorium, apotik, dan sejumlah sarana penunjang seperti kamar jenazah hingga gudang.
Rumah sakit ini juga telah memiliki dokter spesialis untuk seluruh layanan poliklinik seperti kandungan, THT, mata, maupun kulit.
"Sudah terdapat 50 orang tenaga pelayanan, dari target sekitar 200 sumber daya manusia yang kami butuhkan," tambah Khasma.(fir/adv)

Walau Gratis, Tetap Utamakan Profesionalisme dan Layanan Prima

MENURUT
Direktur Utama RS Sayang Rakyat, dr Khasma A Padjalangi, rumah sakit yang mendukung pelaksanaan kebijakan kesehatan gratis Pemprov Sulsel itu berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima.
"Dengan dukungan stakeholder kesehatan, kami berkomitmen untuk tetap mengedepankan profesionalisme pelayanan walau masyarakat tak dikenakan biaya," urainya.
Di RS Sayang Rakyat sama sekali tak akan ada transaksi pembayaran. Saat ini baru melayani rawat jalan dan gawat darurat.(fir/adv)

Dana Kesehatan Gratis Diawasi
* Gubernur Syahrul Ajak Kajati dan Polda

GUBERNUR
Sulsel Syahrul Yasin Limpo menandatangani kerja sama pengawasan penggunaan anggaran kesehatan gratis dengan Kajati Sulsel H Adjat Sudradjat SH MH dan Kapolda Sulsel Irjen Polisi Adang Rochjana di Hotel Clarion, Makassar, Selasa (29/6).
Penandatangan sinergi itu dalam rangkaian pelaksanaan seminar dan lokakarya Pemantapan Program Pelayanan Kesehatan Gratis Tingkat Provinsi Sulsel 2010.
"Dengan kerja sama ini diharapkan penggunaan anggaran kesehatan gatis yang telah dialokasikan bisa lebih optimal dan tepat penggunaanya," jelas Syahrul.
Menurutnya kesehatan gratis adalah kewajiban pemerintah. Selama dua tahun telah terlaksana dan masyarakat Sulsel tela menikmatinya. "Meski diakui masih ada kekurangan, itu wajar sebagai bagian dari proses," tuturnya.
Sulsel menyiapkan anggaran kesehatan sebesar Rp 2,3 triliun. "Untuk mengawasi penggunaan anggaran yang besar ini Kajati dan Kapolda akan turun tangan mengawasi," kata Syahrul.(adv)

Dinkes Gelar Pertemuan Kemitraan

DINAS
Kesehatan Sulsel menggelar Pertemuan Kemitraan Swasta dan Organisasi Masyarakat di Hotel Grand Palace Makassar, 21-23 Juni lalu.
Pertemuan kemitraan itu untuk menyatukan persepsi swasta dan organisasi kemasyarakatan menjadi mitra dalam mewujudkan masyarakat yang sehat serta berperan aktif terhadap permasalahan kesehatan di Sulsel.
Secara khusus, peserta juga diharapkan menjadi mitra Dinkes Sulsel dalam pelaksanaan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Serta menjadi mitra dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat mencegah risiko dan bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Hadir sebagai narasumebr yakni kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr H Rachmat Latief SpPD Mkes FINASIM, Kepala Bina Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang P2PL, dan Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Sulsel.(adv)

tips hidup bersih & sehat
Ini Dia Manfaat Dahsyat Cuci Tangan

"SUDAH
cuci tangan apa belum? Ayo, cuci tangan dulu!" Kalau kalimat itu sering Anda sampaikan pada si kecil, berarti Anda orangtua yang bijak dan tahu arti kesehatan.
Kendati, di sisi lain mungkin si anak sebal karena terus-menerus diingatkan dan cenderung "lupa" jika tidak ditegur.
Cuci tangan memang sangat sepele kedengarannya. Sebagai suatu pekerjaan yang harus dilakukan pun, cuci tangan bukan hal berat. Tetapi manfaatnya? Luar biasa! Keuntungan yang paling sederhana dari kegiatan ini adalah membuat anak terbebas dari kuman.
Biang Penyakit
Seperti kita ketahui, tangan adalah bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan benda-benda di sekitar kita, yang belum tentu terjamin kebersihannya.
Nah, dengan mudah pula, kuman menempel di tangan kemudian berpindah ke tempat lain. Entah karena kita kemudian memegang benda lain atau bahkan menyentuh bagian tubuh kita sendiri.
Anggota tubuh yang paling sering berhubungan langsung dengan tangan adalah mulut dan hidung. Alhasil, tangan yang kotor menjadi salah satu penghantar utama masuknya kuman/mikroba penyebab penyakit ke dalam tubuh.
Sementara mulut dan hidung merupakan pintu masuk kuman ke dalam tubuh. Celakanya, anak kecil amat suka memegang berbagai benda bahkan memasukkan tangan atau benda apa saja ke dalam mulut mungilnya.
Banyak penyakit yang ditularkan melalui tangan, antara lain, influenza, meningitis, hepatitis A, diare, penyakit kulit, dan gangguan usus.
Pada banyak kasus, anak yang menderita diare akut, bisa berujung pada kematian. Asal tahu saja, jika tangan manusia menyentuh tinja, maka akan terkontaminasi dengan lebih dari 10 juta virus dan satu juta bakteri yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.
Jadi, tak bisa ditawar lagi, cuci tangan secara benar dengan menggunakan sabun, amat besar manfaatnya demi menjaga kesehatan bahkan nyawa si kecil.
Sesering Mungkin
Kapan harus cuci tangan? Lakukan sesering mungkin! Terutama selama musim flu. Jika secara berkala mencuci tangan dengan benar, dapat mengurangi risiko terkena atau menyebarkan flu. Segera cuci tangan dengan sabun ketika:
* Sebelum dan sesudah menyiapkan makanan/masakan. Ini dapat mengurangi risiko terkena atau menyebarkan bakteri yang menyebabkan makanan beracun. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah mengolah masakan dari jenis unggas, telur mentah, daging, atau seafood.
* Sebelum dan sesudah makan.
* Usai buang air kecil/besar. Juga sehabis mengganti popok si kecil.
* Sesudah bersin, batuk, membuang ingus.
* Sehabis memegang barang yang kotor.
* Usai menggunakan telepon, bersalaman.
* Setelah main/memegang/memberi makan binatang peliharaan.
* Sehabis bepergian, main di luar rumah, berkebun, dan kegiatan lainnya.
Sekali lagi, jangan anggap remeh manfaat dahsyat mencuci tangan. Jangan pernah bosan pula mengingatkan anak untuk melakukannya, termasuk memberi contoh pada si kecil. Hanya dengan sekian detik mengorbankan waktu untuk cuci tangan, kita tak perlu buang-buang waktu (dan uang) karena harus terbaring di rumah sakit.
Cara tepat cuci tangan
1. Cuci tangan dengan air (akan lebih sempurna jika airnya hangat) yang mengalir dan gunakan sabun. Tak perlu harus sabun khusus antibakteri, namun lebih disarankan sabun yang berbentuk cairan.
2. Gosok tangan setidaknya selama 15-20 detik.
3. Bersihkan bagian pergelangan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku.
4. Gunakan tisu/handuk sebagai penghalang ketika mematikan keran air karena bagian itu sudah menjadi kotor saat Anda membuka/memutarnya ketika akan mencuci tangan.(kompas female/adv)

* Drs Haryamin Apt MKes, Kasi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Sulsel

39 Ribu Jiwa di Makassar Terancam

* Dampak Banjir Akibat Pembangunan Abaikan Lingkungan

PEMERINTAH
Kota Makassar, seperti pemerintah kota-kota lainnya kini getol memacu pembangunan fisik. Sayangnya, gairah membangun tersebut, tidak diseratai perhituangan dampak ekologis yang memadai.
Akibatnya, sebagian wilayah di kota yang berkembang pesat ini terancam banjir genangan. "Jika faktor ekologis diabaikan, masa datang Makassar bernasib seperti Jakarta," jelas Direktur Jaringan Jurnalis Advokasi Lingkungan (JURNaL Celebes) Mustam Arief di Makassar, Rabu (28/12).
Secara geografis, Kota Makassar berada di dataran rendah rata-rata satu meter di atas permukaan laut.
Ancaman juga datang dari wiayah dataran tinggi kabupupaten terdekat yakni Gowa dan Maros. Dengan dmuarai dua sungai besar yakni Sungai Jeneberang di sebelah selatan dan Sungai Tallo di sebelah utara.
Sementara dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Makassar memacu pembangunan fisik tanpa memperhitungkan tata ruang.
Hampir semua wilayah resapan air telah ditumbuhi perumahan. Kota Makassar dijuluki Kota ruko (rumah-toko) karena hampir setiap jengkal tanah kosong, langsung dibanguni ruko.
JURNaL memperkirakan Diperkirakan sekitar 39.455 jiwa atau kurang lebih 7.891 kepala keluarga (KK) yang bermukim di Kota Makassar menerima dampak bencana banjir genangan, apabila curah hujan dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang maksimal.
Wilayah yang utama yang menjadi ancaman banjir genangan tersebut tersebar di beberapa kecamatan masing-masing Mariso, Wajo, Manggala, Talamanrea, Tamalate, dan Panakukkang.
Estimasi ini menjadi salah satu simpulan dari proses penyusunan dokumen perencanaan tanggap darurat/kontijensi (contigency plan) oleh organisasi-organisasi masyarakat sipil (sivil society organization/CSO) di Makassar, bebrapa waktu lalu.(firmansyah)

Penghijauan Sebagai Area Resapan Air

UNTUK
mendukung habitat lingkungan perkotaan, menurut PBB, idealnya disediakan ruang terbuka hijau sekitar 30 persen dari luas kota yang bersangkutan.
Kota Makassar sekarang ini hanya memiliki ruang terbuka hijau tidak lebih dari .............persen. Minimnya area resapan air mengakibatkan aliran air hujan di permukaan tanah akhirnya akan menggenang dan menimbulkan banjir.
Selain berfungsi sebagai area resapan air dan ruang interaksi sosial, ruang terbuka hijau ini semakin penting artinya dalam mendukung program Go Greendalam rangka mengatasi Pemanasan Global (Global Warming) dan Perubahan Iklim ( Climate Change) yang dialami Bumi.(fir)

Ketika Ruang Terbuka Hijau Makassar Terus Berkurang

SEBUAH
penelitian yang dilakukan Universitas Indonesia memastikan setiap tahunnya keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Makassar semakin berkurang.
Kurangnya RTH itu menyebabkan terjadinya penurunan kualitas udara, banjir/genangan (degradasi Iingkungan) dan dampak negatif lain terhadap masyarakat.

Penelitian itu mengungkapkan faktor yang menyebabkan perusakan lingkungan di Makassar karena peraturan Pemkot Makassar lebih berorientasi pada pertumbuhan ekonomi hal ini terlihat pada arah perkembangan dan perluasan kota Makassar dimana dari lima zona dimana zona untuk areal konservasi atau RTH tidak gambarkan secara jelas.
Pergantian wali kota juga menjadi penyebab perubahan arah pembangunan terutama dibidang lingkungan hidup.
Dalam RP]MD tahun 2005-2025 masalah lingkungan tidak dijadikan dasar kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Makassar, padahal dalam RPJMD 1999-2004 masih dijadikan dasar kebijakan dalam pembangunan, sehingga untuk mengimplementasikan RPJMD tersebut terkadang RUTRW dilanggar.
Seperti pembangunan pusat perbelanjaan di Tamalanrea atau sepanjang Jl Perintis Kemerdekaan, padahal di wilayah tersebut berdasarkan peruntukannya dikhususkan untuk kegiatan pendidikan, industri dan militer.
Akibat semakin meningkatnya aktifitas penduduk kualitas udara di kota Makassar semakin menurun, dari aktifitas tersebut menghasilkan beban pencemar 71.440,51 gram/hari atau 198.445.861,1 ton/tahun dan CO2 sebesar 383.156,7641 ton/tahun (2000) yang kemudian mengalami peningkatan pada tahun 2005 sebesar 279.046.694,4 ton/tahun Pb dan 502.254,3426 ton/tahun CO2.
Sehingga dibutuhkan luas RTH 8.621,2673 ha dengan jumlah pepohonan 862.127 batang pohon untuk dapat menyerap zat pencemar diudara.
Sedangkan banjir dan genangan yang terjadi dikarenakan rusaknya lahan di daerah hulu dimana 12.040,63 ha dari total lahan 143.196,37 ha telah menjadi lahan kritis.
Hal ini menghasilkan material longsoran sebesar 235-300 juta m3, yang berdampak pada terjadinya pendangkalan sungai sehingga daya tampung sungai berkurang.
Di samping itu pembangunan permukiman, kawasan industri pada daerah resapan air memberikan konstribusi terhadap terjadinya banjir/genangan di kota Makassar.
Masalah lainnya adalah itu sistem drainase yang kurang baik, dan letak kota Makasaar yang berada pada daerah dataran rendah.
Untuk penanganan banjir hendaknya daerah-daerah .yang merupakan daerah resapan air perlu dipertahankan, disamping itu daerah-daerah ruang terbuka tetap dijaga agar fungsi infiitasi dapat membantu mencegah terjadinya banjir, melakukan koordinasi antar daerah mengenai sistern pengelolaan, penanganan DAS.
Perbaikan sistern drainase, sedangkan pada areal yang telah terbangun didaerah resapan air hendaknya dibuat sumur-sumur resapan disetiap rumah.(fir)

Sumber: http://eprints.ui.ac.id/

Andrea Hirata Hadir lagi Melalui Dwilogi Novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas

tribun referensi

NOVEL
kelima yang ditulis oleh Andrea Hirata ini adalah masih tentang perjalanan kisah Ikal dari novel-novel sebelumnya masih tentang perjuangan cinta pertama yang tak lekang oleh waktu.
Alur yang disajikan dalam novel ini seperti biasa gaya Andrea meloncat-loncat karena terdiri dari berbagai mozaik.
Diceritakan pula berbagai tokoh lainnya, sebelumnya tidak ada dalam Buku Tetralogi Laskar Pelangi.
Padang Bulan menceritakan Enong yang bertekad untuk belajar bahasa Inggris dengan ikut kursus di Tanjong Pandan. Enong tahu, umurnya akan menjadi tantangan paling besar karena dia harus bersaing dengan anak-anak muda.
Sementara itu, Ikal terpukul oleh penolakan ayahnya. Cintanya kepada A Ling sudah bulat, namun ternyata ayahnya menolak mentah-mentah. Sementara, A Ling juga entah di mana.
Akibatnya, Ikal merasa otaknya sedikit terganggu dan memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Jakarta, menjadi pegawai berseragam yang memiliki uang pensiun seperti yang diinginkan ayah dan ibunya.
Tepat sebelum nakhoda kapal mengangkat sauh, Ikal berubah pikiran. Ada yang belum tuntas ia selesaikan. Ia harus kalahkan Zinar dalam tanding catur!
Cinta di Dalam Gelas bertutur tentang tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti.
Maryamah, yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama dua tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya.
Namun, lebih dari itu, jenis kelamin Maryamah menjadi tantangan berat untuk bisa mencebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini.
Bagi penonton yang pro maupun kontra, usaha Maryamah jelas sebuah suguhan yang sangat menarik. Begitu pulakah dengan Maryamah?
Novel ini menarik dengan dibuatnya sampul bergambar lukisan sehingga menjadi terasa sangat unik ketika melihatnya. Penyatuan dua novel yang tak biasa dilakukan penulis lainnya.
Novel dwilogi ini terdiri dari Padang Bulan yang bisa dibaca dari depan dan Novel Cinta di Dalam Gelas yang bisa dibaca dari halaman belakangnya.
Novel ini sangat cocok untuk tetap memberikan inspirasi dan motivasi bagi pembacanya. Novel ini memiliki ketebalan 516 halaman. Andrea juga tetap menceritakan tentang kehidupan sosial masyarakat melayu.
Buku ini ilmiah, analitis [meski masih belum diketaui kebenarannya], dan deskriptif. Benar-benar menarik. Inti dari cerita dua novel ini adalah persekongkolan, konspirasi, dan spionase.
Diterbitkan Bentang Pustaka, novel ini sudah bisa diperoleh di Toko Buku Gramedia Mal Panakkukang. Perjalanan melelahkan mudik bisa Anda isi dengan menikmati dua novel dalam satu buku ini.(firmansyah)

buku baru
* Judul: Novel Padang Bulan dan Cinta di Dalam
* Penulis: Andrea Hirata
* Penerbit: Bentang Pustaka
* Tebal: 516 halaman
* Koleksi: Toko Buku Gramedia Mal Panakukkang

50 Ribu Calon Pelanggan Segera Terlayani

* PLN Sultan Batara Dapat Pasokan Daya Proyek MFO

Makassar, Tribun -
General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sultan Batara) Ahmad Siang memastikan pihaknya segera melayani sebanyak 50 ribu sambungan baru.

"Sekarang saja kami sudah mulai bertahap melayani daftar tunggu calon pelanggan. Kuota daftar tunggu yang akan kita selesaikan yakni 30-40 persen," ujarnya saat dihubungi via ponsel di Makassar, Kamis (28/5).

Optimisme Ahmad Siang itu seiring mulai masuknya sebagian daya listrik ke sistem kelistrikan Sulselbar dari beberapa paket proyek pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) berbahan bakar MFO (marine fuel oil ) di sejumlah daerah di Sulsel.

Paket proyek PLTD MFO lebih murah dibanding berbahan baku solar. PLN bermitra dengan sejumlah perusahaan untuk sewa mesin dengan nilai pembelian Rp 360 per Kwh.

Senada dengan Ahmad Siang, Deputi Manajer Pemeliharaan Pembangkitan PLN Sultan Batara Supriyanto juga kembali menegaskan komitmen pihaknya bahwa sudah tidak akan ada lagi pemadaman yang disengaja yakni pemadaman bergilir.

"Kondisi saat ini sudah surplus daya, akan semakin membaik lagi jika daya dari paket proyek MFO masuk ke sistem," tuturnya terpisah.

Jika ada pemadaman itu dipastikan karena faktor alam. Seperti halnya padam dua hari lalu karena sambaran petir di jaringan sekitar Parepare.

Ahmad dan Supriyanto dimintai penjelasan seputar akan segera berjalannya paket proyek MFO di gardu induk Sungguminasa.

Informasi yang diperoleh Tribun di Jakarta, bahwa konsorsium PT Manunggal Engineering dan PT Central Daya Energi ditunjuk PT PLN wilayah Sulsel, Sultra dan Sulbar sebagai pelaksanan sewa PLTD MFO di Sungguminasa.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Perusahaan TRUBA Gamala Katoppo dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin.

Kedua konsorsium merupakan anak usaha PT Truba Manunggal Engineering.

Proyek PLTD di gardu induk Sungguminasa Gowa dengan nilai kontrak Rp 165,931 miliar setara dengan Rp 360.80/kWh. Sedangkan waktu pelaksanaan sewa selama 3 tahun.

Selain itu, Truba juga berhasil ditunjuk PY Robert Schaefer Soros Indinesia untuk melakuan pekerjaan Civil, Structuarl, Mechanical Erection and OLC & TBCT Duplication Project dengan nilai kontrak sekitar 16 juta dolar AS.

"Proyek telah dimulai pada 10 Mei 2010," ujar Gamala. Proyek ini dikerjakan oleh anak usaha Truba, yakni PT Truba Jaya Enginering.

Truba adalah perusahaan listrik terintegrasi terkemuka di Indonesia. Perseroan berpengamalan lebih dari 30 tahun dalam bidang EPC untuk kelistrikkan.

Lebih rinci soal paket proyek MFO yang akan digelar untuk membantu pasokan daya di Sulsel, Sulbar dan Sultra, Supriyanto mengatakan ada empat paket.

Selain di Sungguminasa sebanyak 25 MW, juga terdapat di Pangkep sebanyak dua paket masing-masing 30 MW dan 25 MW atau total 55 MW.

Segera berjalan juga paket Talasa di Takalar dengan target daya yang dihasilkan sebanyak 40 MW. "Sungguminasa dan Pangkep sudah oke (berjalan), menyusul kontrak untuk Takalar," urainya.

Daya dari paket proyek PLTD MFO akan menambah daya dari proyek PLTD HSB (high speed diesel/solar) yang kini sebagian telah beroperasi.

PLTD HSB yang telah beroperasi yakni di Tallo lama dengan daya yang dihasilkan 40 MW, Jeneponto sebesar 20 MW, dan Bulukumba sebesar 10 MW.

HSB Pajalekang Sengkang saat ini dalam tahap konstruksi dengan target daya listrik yang dihasilkan sebesar 15 MW.

Sedangkan HSB di Parepare sudah ada pemenang tender dan akan memproduksi daya sebesar 20 MW dari dua paket proyek yang akan berlangsung dengan masing-masing produksi 10 MW.(fir)

listrik rumah segera terpasang
PLTD MFO
* Sungguminasa: 25 MW
* Pangkep 1: 30 MW
* Pangkep 2: 25 MW
* Talasa Takalar: 40 MW
PLTD HSB
* Tallo lama: 40 MW
* Jeneponto: 20 MW
* Bulukumba: 10 MW
* Pajalekang Sengkang: 15 MW
* Parepare 1: 10 MW
* parepare 2: 10 MW

penjelasan gm pln sulta batara
Menambah Pasokan Daya

PAKET
proyek Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) MFO (marine fuel oil) merupakan upaya PLN untuk menambah daya pasokan untuk kebutuhan listrik pelanggan dan calon pelanggan di Sulsel dan Sulbar.

Proyek MFO di Sungguminasa dan Takalar misalnya untuk memperkuat keseimbangan beban di Selatan Makassar dan wilayah selatan Sulsel.

MFO lebih murah dari solar yang dipakai untuk PLTD HSB (high speed diesel). ini juga sebagai upaya efisiensi yang dilakukan di tubuh PLN.

Secara nasional dengan proyek MFO PLN akan menghemat hingga Rp 612 miliar. Dari segi biaya bahan bakar, perbedaan harga HSD dan MFO per liter dapat mencapai Rp 2.000/liter.

Diharapkan dengan proyek-proyek MFO ini juga akan menyerap tenaga kerja yang tak sedikit. Dan yang pasti ini mengantisipasi pertumbuhan jumlah kebutuhan/pelanggan di Sulsel.

Sulsel seperti kita ketahui sangat tinggi pertumbuhan kebutuhan listriknya. Tak seimbang dengan produksi. Maka kita menggalakkan proyek MFO dan MFO-nisasi pembangkit-pembangkit yang ada.(fir)

Tribun-Panin Peduli Bantu Bibit Hijaukan Kampus

tribun csr

TRIBUN
Timur melalui program coporate social responsibility (CSR) Tribun Timur Peduli bekerja sama dengan Panin Peduli (PaninBank) memberikan bantuan bibit cuma-cuma untuk program penghijauan sejumlah kampus dan aktivitas penghijauan yang dilakukan mahasiswa di Makassar.
Sekitar 100-an bibit pohon Trembesi (kayu colo) kembali diserahkan kepada civitas akademika Fakultas Teknologi Industri-Fakultas Ilmu Komputer (FTI-FIK) UMI, Kamis (28/1).
Bibit tersebut untuk penghijauan kawasan kampus di dua fakultas itu yang akan digelar hari ini, Jumat (29/1).
"Pohon Trembesi yang diserahkan tersebut merupakan hasil program pembibitan yang dilakukan Tribun Timur dan disuport oleh Panin Peduli," ujar staf bagian umum Tribun, Fitrah, yang juga koordinator program pembibitan tersebut.
Sebelumnya, bantuan serupa telah diserahkan kepada mahasisiwa Fakultas Hukum Unhas untuk penghijauan Jl Perintis Kemerdekaan.
Untuk Bumi
Penghijauan yang digelar FTI-FIK UMI merupakan kegiatan awal dari aktivitas peduli lingkungan dari program "FTI-FIK UMI untuk Bumi" yang akan digelar selanjutnya.
"Bukan saja penghijauan tapi isu antisipasi dampak global warming akan kami manifestasikan dalam berbagai aktivitas akademik, seperti penelitian yang menitik beratkan pada isu green enginering dan pengurangan karbon (CO2)," urai Dekan FTI-FIK UMI, Muh Diah Yusuf P.hD.
Penghijauan yang digelar hari ini mengajak alumni dan civitas akademika. "Penghijauan harus kami mulai dulu di lingkungan sendiri, apalagi kawasan kampus UMI diharapkan sebagai wilayah hutan kota," tambah salah seorang Kordinator FTI-FIK untuk Bumi Zakir Sabara HW.(fir)

Punya Rp 10 Juta, Coba Bisnis di Buku Ini

tribun resensi

MODAL
besar tidak menjamin bisnis sukses. Apalagi kalau tidak didukung dengan manajemen dan pemasaran yang bagus.
Sebaliknya, meskipun berbekal modal kecil, bila dibangun dengan kerja keras dan keuletan, modal pun akan berkembang besar.
lalu bisnis apa saja yang cocok bagi Anda calon pebisnis yang hanya berbekal modal kurang dari Rp 10 juta?
Nah..buku 99 Bisnis Modal < Rp 10 Juta akan memberikan informasi bagi Anda mengenai jenis-jenis bisnis yang bisa Anda lakukan.
Informasi dari 99 bisnis itu diuraikan seperti memulai bisnis, mengatasi hambatan, strategi bisnis yang baik, serta perhitungan analisis bisnis.
Tidak lupa juga penulisnya Indah Ratnaningsih dan Nurul Hidayati menampilkan beberapa kisah sukses para entrepreneur yang memulai bisnis dengan modal di bawah Rp 10 juta yang niscaya bisa menjadi motivasi tersendiri.
Buku yang diterbitkan Penebar Plus dan dipasarkan Niaga Swadaya ini terbit dalam 356 halaman akan menjadi inspirasi usaha Anda dan bisa diperoleh di Toko Buku Gramedia Panakkukang Makassar dengan harga Rp 48 ribu.(firmansyah)

99 Bisnis Modal < Rp 10 Juta
* Penulis: Indah Ratnaningsih & Nurul Hidayati
* Penerbit: Penebar Plus/Niaga Swadaya
* Harga: Rp 48 ribu
* Koleksi: Toko Buku Gramedia Panakkukang Makassar

Setahun, 27 Terobosan dari Kemenhut

KEMENTERIAN kehutanan (Kemenhut) di bawah kepemimpinan Menteri Zulkifli hasan mengklaim telah melakukan sejumlah terobosan selama setahun pemerintahan SBY-Boediono.
Hal tersebut diutarakan Zulkifli yang secara khusus mendatangi Tribun Timur di Makassar, pekan lalu. Zulkifli diterima Pemimpin Umum Tribun Mado Pamusu dan Redaktur Pelaksana Syarif Amir.
Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyerahkan sebundel laporan kinerja Kemenhut untuk rubrik Tribun Green.
Dalam laporan itu, Zulkifli menjelaskan, pihaknya kurang lebih telah melakukan sebanyak 27 terobosan penting untuk kelestarian hutan dan penghijauan Indonesia selama setahun terakhir.
Dari sisi kinerja laporan keuangan Kemenhut, menurutnya, dinyatakan sebagai status "wajar dengan pengecualian".
"Padahal di tahun-tahun sebelumnya Kemenhut selalu mendapatkan opini 'disclaimer'," tuturnya di ruang rapat besar Tribun.
Yang tak biasa pula, menurut Zulkifli, pihaknya telah berhasil "menetapkan" tujuh tersangka pengusaha perkebunan dalam setahun. "Dibandingkan sebelumnya hanya satu orang dalam lima tahun," ucapnya dengan semangat.
Kemenhut juga telah mencadangkan HTR, HKm, hutan desa seluas 838.374 ha. "Seluas 6000 ha kawasan yang telah dirambah juga telah kami selesaikan dan memusnahkan 200 unit rumah para perambah di Taman Nasional Way Kambas," tutur putra Lampung itu.
Termasuk mengosongkan dan mempidanakan para perambah di TWA Angke Kapuk.
Untuk pelayanan izin dan administrasi, menurut mantan Sekjen PAN itu, pihaknya telah mendapatkan sertifikat standar internasional ISO 9001:2000 di 14 unit kerja lingkup Kemenhut.
"Pelayanan kami sudah online untuk perizinan bahan baku industri, penatausahaan hasil hutan, dan akses peta kawasan hutan. Sehingga memudahkan dan makin cepat," urainya.
Bayangkan, ujar pengganti MS Kaban itu, untuk izin ekspor impor benih yang semula 24 hari menjadi tinggal empat hari pelayanan.
Beberapa kesepakatan juga telah dilakukan untuk penanaman mohon. Antara lain dengan perusahaan tambang, PT Djarum, dan PT Sampoerna.
MoU juga dilakukan dengan Australia Zoo untuk membangun rumah sakit satwa terbesar di Asia Tenggara dan asrama pawang gajah di TN Way Kambas.
"Dengan RRC juga kami buat kesepakatan untuk perdagangan kayu bersertifikat legal serta sinergi penelitian bambu dan rotan," jelasnya.
Guna mendorong peran masyarakat, Kemenhut juga memberikan penghargaan yang melaksanakan penanaman.
"Kami juga mendorong inisiatif daerah untuk membentuk orhanisasi pengelolaan hutan di tingkat tapak," jelas Zulkifli.(firmansyah)

Intensif bagi Pegawai Daerah Terpencil

TAK
hanya berhenti di sejumlah program dan terobosan yang telah digelar, Kemenhut juga berzanji untuk melakukan beberapa terobosan lagi.
Ada tujuh terobosan yang telah disiapkan mulai dari pembangunan nursery modern 21 unit di 20 provinsi hingga pengembangan organisasi KPHP model. Akan disediakan pula intensif untuk pegawai di daerah terpencil.
"Sedangkan dalam pemberian izin HTI sebagai kawasan inti, kami mematok 30 persen sebagai kawasan plasma untuk rakyat," urai Menteri Kehutanan Zulkifli Hassan.
Demikian pula untuk pemberian izin kebun harus ada 30 persen untuk rakyat. Zulkifli juga akan menggelindingkan terobosan penyediaan areal untuk swasembada gula sebagai program nasional.
Bakal dibangun pula taman nasional untuk pengembangan biodiversity terbesar di Asia antara lain di Halimun Salak, Way Kambas, dan Tesso Nilo.(fir)

tips penghijauan
Membuat Taman dari Kumpulan Tanaman Obat

TAMAN
apotik hidup sudah lama dikenal di Indonesia. Taman dengan konsep apotik hidup ini pun juga bisa tampil indah. Yang penting, pandai-pandailah menata.
Siapa bilang tanaman obat tidak bisa menghias taman rumah Anda. Justru dengan menanam tanaman obat di taman Anda mendapatkan keuntungan ganda yaitu khasiat obat dan penghias taman.
Ada beberapa tanaman yang memiliki bentuk yang indah dan berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit. Beberapa di antaranya yaitu:
* Lidah Buaya: Bentuk daunnya runcing, berkumpul dan menyebar dari satu titik. Lidah buaya berkhasiat untuk menyuburkan rambut dan meredakan batuk.
* Kumis Kucing: Kumis kucing memiliki bunga dengan bentuk yang cukup menarik. Bisa Anda letakkan di taman Anda. Kumis kucing dapat digunakan untuk meredakan sakit pinggang.
* Puring: Puring adalah tanaman hias yang menarik karena memiliki daun yang berwarna-warni. Daun yang berwarna hijau dapat menghangatkan perut.
* Melati: Bunga melati memiliki daun yang banyak dan bentuk bunga kecil-kecil. Yang menarik ketika diletakkan di taman Anda adalah semerbak wanginya. Daunnya memiliki khasiat menyembuhkan sesak nafas dan sakit kepala. Sedangkan bunganya dapat digunakan untuk mengobati radang mata.
* Bunga Matahari: Biji bunga matahari mengandung senyawa berkhasiat untuk menurunkan demam.
* Bunga Mawar: Bunga mawar wanginya harum karena mengandung minyak atsiri di dalamnya. Minyak atsiri berkhasiat untuk mengobati gigitan serangga berbisa, gabag (morbili), dan jerawat.
* Bunga Sepatu: Berkhasiat mengobati bronchitis, gonorhoea (kencing nanah), haid tidak teratur, obat sakit panas, demam pada anak-anak, sariawan, batuk, gondok, dan sakit kepala.
* Bakung putih: Bakung putih memiliki bunga berwarna putih. Bunga ini memiliki khasiat dapat menyembuhkan penyakit frambusia
Tetap indah sekaligus bermanfaat. Menarik Bukan. Aplikasikan pada taman rumah Anda. Dan tidak perlu khawatir tak punya obat ketika sewaktu-waktu ada anggota keluarga yang sakit. Karena obatnya sudah ada di taman Anda. Selamat mencoba!(idea/fir)

Komunitas Advokat Sulselbar Protes Polwiltabes

SEJUMLAH organisasi advokat (pengacara) se-Sulsel dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memprotes Satuan Reskrim Polwiltabes Makassar yang melakukan penggeledahan sekretariat PERADI dan IPHI pada Jumat (25/6).
Sekretariat Peradi dan IPHI merupakan kantor dari pengacara Yasser S Wahab. Yasser yang mengunjungi Tribun, Sabtu (26/6), bersama unsur Ketua IKADIN Makassar Makmun S Asy'ari dan Abdul Malik Karim (IPHI) tak mejelaskan rinci alasan penggeledahan itu.
Organisasi yang melayangkan resolusi protes itu yakni AAI, IKADIN, IPHI, SPI, HAPI, APSI, PERADI dan KAI.
"Tindakan itu arogan dan menyimpang dari ketentuan KUHAP serta keputusan bersama Kapolda Sulsel," ujar Makmun.
Dalam resolusi itu salah satunya diutarakan bahwa Sat Reskrim Polwiltabes menurut Komunitas Advokat se-Sulselbar tidak mempedulikan hak immunitas advokat
Untuk itu mereka mengajukan keberatan keras atas tindakan Sat Reskrim Polwiltabes Makassar dan meminta kepada Ketua Pengadilan Negeri Makassar untuk tidak memberikan izin penggeledahan.
"Kami juga meminta Kapolda Sulselbar untuk segera menghentikan dan mengambil tidakan tegas terhadap oknum polisi di Sat Reskrim Polwiltabes.(fir)

Rejeki Bertambah dan Nasib Berubah dengan Otak Kanan

tribun resensi

PAKAR
otak kanan Ippho "Right" Santosa kembali merilis buku karyanya "7 Keajaiban Rejeki". Buku yang menawarkan bonus langsung senilai Rp 1,350 juta itu tengah menjadi mega best seller di Toko Buku Gramedia.

Buku yang telah memasuki cetakan kelima Mei lalu itu menjelaskan cara "gila" untuk menambha rejeki, merubah nasib dalam 99 hari dengan menggunakan otak kanan.

Dalam buku yang diterbitkan PT Elex Media Komputindo itu dipaparkan cara dan teknik percepatan, lompatan dan keajaiban yang bisa didapatkan dengan sentuhan Islami untuk keuangan, kesehatan, hubungan, impian, prestasi dan jodoh.

Ippho menguraikan pula cara praktis menguasai 90 persen pintu rejeki, memberikan pemahaman 19 amal yang melipatgandakan rejeki, menjual lebih banyak, lebih cepat, dan lebih mahal.

Buku yang menjadi masterpiece Ippho tersebut menunjukan teknik mengambil keputusan 1.000 kali lebih cepat, melipatgandakan pengaruh dan go national 10 tahun lebih awal.

Dalam 191 halaman, pembaca akan dijelaskan pula bagaimana mengendalikan law of attraction, impian dan nasib. Serta mengubah kelemahan menjadi kekuatan tak terkalahkan

Ippho juga menyingkap rahasia-rahasia Al Quran dan menunjukan cara praktis memanfaatkannya.

Dengan teknik penulisan yang komunikatif, Ippho tak terpaku memaparkan teori tapi lebih banyak dan lugas menunjukan contoh-contoh dari uraian 7 keajaiban rejeki tersebut.

Yang paling penonjol diuraikan bagaimana rahasia bersedekah menjadi solusi untuk segala masalah hidup dan bisnis.

Menariknya pula, buku ini dikemas dengan penulisan yang tak bertele-tele sehingga pembaca tak membutuhkan waktu dan energi khusus untuk memplototi tulisan Ippho. Point to point begitu memudahkan untuk memahami isi buku ini.(firmansyah)

Dinkes Sulsel-Himpunan Lansia Gelar Seminar Kesehatan Intelegensia

DINAS Kesehatan (Dinkes) Sulsel bekerja sama dengan Himpunan Lansia Sayang Bunda menyelenggarakan sejumlah rangkaian kegiatan memperingati Hari Ibu, pekan ini.
Pada Kamis (23/12) lalu digelar malam ramah tamah Hari Ibu yang dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di gedung IMMIM, Makassar. Kegiatan itu diisi dengan pementasan fragmen "Semangat Lansia Tak Kunjung Padam."
Keesokan harinya digelar seminar kesehatan intelegensi lansia (lanjut usia) di Baruga Sangiangseri gubernuran. Seminar yang mengundang sejumlah kelompok lansia se-Sulawesi itu menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kesehatan Intelegensia kementeria Kesehatan dr Bagus Satria Budi.
Kepala Dinkes Sulsel dr H Rachmat latief SpPDMKes FINASIM memoderatori diskusi. Para lansia peserta seminar itu menuntut tindak lanjut pemeliharaan kesehatan intelegensia lanjut usia, juga kepedulian terhadap upaya pemeliharaa kesehatan lansia.
Mengharapkan pula pengembangan perawat lansia yang terlatih dalam menangani kesehatan lansia. Terkait dengan hal itu Rachmat mengatakan pemprov akan menjajaki pembentukan rumah sakit khusus lansia.
Sayang Bunda
Himpuan Lansia Sayang Bunda terbentuk setahun lalu dan saat ini diketuai Hj Encik Ratna Nurhayati Yasin Limpo. Melalui himpunan ini ibu dari Gubernur Sulsel itu berharap bisa menjadi wadah memberdayakan lansia.
Jumlah lansia di Sulsel saat ini sebanyak 691.513 jiwa. "Himunan ini merasa selalu terpanggil untuk bersama berbagai pihak seperti Dinkes Sulsel memberikan kepedulian pada lansia," ujarnya.
Himpunan ini rutin menggelar pertemuan pengurus dan telah aktif mengadakan berbagai program. Di antaranya membentuk koperasi lansia, ceramah agama, senam kesegaran jasmani, anjang sana ke panti dan berbagai lomba.
"Kami ingin merubah paradigam berfikir bahwa lansia bukan beban sosial masyarakat. kami akan memfasilitasi peningkatan produktifitas kelompok lansia sehingga terwujud kemandirian ekonomi para lansia," harapnya.(fir)