.

.
Tampilkan postingan dengan label Catatan Perjalanan Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Perjalanan Haji. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2019

SELAMAT JALAN, MABRUR HAJINYA SUKSES TUGASNYA

#firibook -- Rasulullah ada mengajarkan doa kepada ummatnya yang akan bersafar, melakukan perjalanan jauh.

Berupa saling berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan dan kepada keluarga yang bersafar.

Sebagaimana dikutip dari laman konsultasisyariah (dot) com, doa orang yang bepergian kepada orang yang ditinggal terdapat dalam hadistnya Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

“Aku titipkan kamu kepada Allah yang tidak akan tersia-sia apa yang dititipkan kepadaNya.” (HR. Ibnu Majah 2/943 no:2825, dan dishahihkan oleh Syeikh Al-Albany dalam Shahihul Jami’ no:958)

Dan doa orang yang ditinggal untuk orang yang musafir:

زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

“Semoga Allah membekalimu ketaqwaan , dan mengampuni dosamu , dan memudahkan kebaikan untukmu dimanapun kamu berada.” (HR . At-Tirmidzy 5 / 500 no: 3444, dan dihasankan Syeikh Al-Albany dalam Shahihul Jami’ no:3579)

***

Saling mendoakan bagi kebaikan merupakan akhlak mulia dan adab yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan.

Mendoakan orang lain merupakan cara agar harapan dan keinginan bagi diri kita diijabah Allah. Jika kita mendoakan suatu kebaikan bagi orang/saudara seiman maka kebaikan serupa yang didoakan tersebut akan dilimpahkan kepada kita.

Ulama menjelaskan perihal bersalawat mengharapkan keselamatan Rasulullah dan keluarganya. Sejatinya salawat tersebut adalah doa keselamatan bagi diri kita ummatnya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ. كُلَّمَا دَعَا ِلأَخِيْهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِيْنَ. وَلَكَ بِمِثْلٍ.

‘Do’a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada Malaikat yang menjadi wakil baginya. Setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata: ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.’”

Maka bisa saja jika kita menghendaki kelimpahan dan keberkahan rejeki, maka tidaklah salah jika kita mendoakan saudara dan keluarga untuk meraih hal tersebut.

Maka bisalah pula para jomblo mendoakan rekannya yang jomblo agar segera mendapatkan pasangan hidup, insyallah malaikat akan mendoakan ".. engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.”

Lalu, ada apa di balik redaksi doa keluarga yang ditinggalkan yakni "menitipkan.." maupun doa dari yang bersafar berupa harapan "dibekali"

Sungguh indah dan agung doa yang ajarkan tersebut. Pilihan diksi yang sempurna dan sesuai keadaan dan kebutuhan masing-masing pihak.

Bahwa anak atau suami/istri yang ditinggalkan dititipkan kepada sang Maha Terbaik untuk dititipkan. Sedangkan bagi yang bersafar membutuhkan bekal.

Dan bekal terbaik untuk setiap ujian dan siksaan safar yakni ketaqwaan. Ketaqwaan akan membuatnya sabar dalam kelelahan safarnya, Ketaqwaan akan memudahkannya bersyukur atas kemudahan urusan perjalanannya.

***

Pagi tadi, istri dan ibu dari tiga putri kami, mulai menunaikan tugasnya sebagai dokter haji 2019 ini. Tim kesehatan (bersama 2 perawat) kloter 31 embarkasi UPG bagi 450 jamaah calon haji dari Kabupaten Pinrang dan Pangkep.

Dan di balik istri-istri yang akan melaksanakan tugas negara melayani tamu Allah tahun ini, ada suami-suami yang akan menjaga dan merawat anak yang ditinggalkan. Hik😢.. hik😭..hik😔..

Oee... mana semua ki suami2... bikin group yuk ! Untuk berbagi cerita dan jeritan hati ahaiiii.

Bagi sulung tidak akan merasakan ketiadaan ibunya di rumah, karena sejak bulan lalu mondok. Tinggallah saya, Kk Ai (tengah) dan bungsu. Lengkap sudah rumah akan benar2 sepi.

Ketegangan saya dalam 2 bulan terakhir timbul tenggelam. Kadang mengaku siap dan tegar ditinggalkan,  dilain waktu merengek untuk dicarikan bala bantuan dari keluarga untuk temani.

Namun.. akhirnya saya putuskan, bismillah dalam 43 hari ke depan akan bersama dua putri bahu membahu menjaga rumah.

Selamat jalan mama, semoga lancar dan sukses tugasnya serta mabrur hajinya.(fir)

#43hariditinggalistri
#day1

Kamis, 24 Oktober 2013

Berhaji Saat Tepat Berhenti Merokok

Firibook, Kamis (24/10) - Ehh...datang mi jamaah haji. Selamat datang kembali di Tanah Air, Sulsel. Apa oleh-oleh Anda. Apa yang berubah dari perilaku, ucapan, kebiasaan setelah sebulan di Tanah Harom.

Tentang oleh-oleh, tentang perubahan tersebut, saya teringat saat menunaikan haji 2010 lalu dengan sadar merancang oleh-oleh terbaik untuk diri dan keluarga, perubahan kecil yang semoga berdampak pada kebaikan yang lain. Yakni berhenti merokok.

Pikiran saya saat itu, kalau pun sepulang dari haji saya tak mampu menjadi muslim dan sosok yang Islami (ya kayak rajin shalat berjamaah gitu), minimal kemabruran hajiku bisa bisa saya rasakan sendiri dengan tidak merokok.

Rabu, 11 September 2013

Niat Atau Hanya Sekadar Mau Berhaji


  • The Magic Power of Haji (7)
 FIRIBOOK - Pada sebuah seminar yang digelar Bosowa dalam rangkaian HUT-nya ke 40 lalu, menghadirkan Ust Yusuf Mansyur (YM). Da'i kondang itu. Temanya sih..soal membangun keluarga sakinah.

Menurut ust YM, apa pun perkara dan keinginan kita termasuk membangun keluarga bahagia sangatlah mudah. Semuanya dimulai dengan niat dan menyertakan Allah disetiap urusan kita.

Hajikan Ortu, Wujud Bakti Anak

  • The Magic Power of Haji (6)

FIRIBOOK -
Melanjutkan ulasan seputar diskusi kami soal haji (hehehe..modemnya baru di reload pulsanya..), menghajikan orang tua yang belum berhaji.

Betapa pentingnya rukun iman haji (dan empat rukun iman lainnya) karena memang sebagai syarat utama keimanan maka Rasulullah dalam sebuah HR shahih Bukhari Muslim memerintahkan untuk menghajikan orang tua yang belum berhaji.

Semua Mampu kok...Berhaji

The Magic Power of Haji (5) 

FIRIBOOK - Sekumpulan bapak2 jamaah tetap Masjid (di kompleks kami) Nur Intan mendiskusikan seputar rukun iman menunaikan haji, awal pekan ini. Salah satu sub temanya (ciee...) menghajikan kedua orang tua.

Hmmm..tema diskusi yang selalu semangat ku ikuti. Ya..semangat khas kebanyakan mantan jamaah haji/umrah yakni semangat untuk menyemangati keluarga dan teman untuk segera pula menunaikan haji dan mengunjungi masjidil haram, serta semangat untuk kembali dan kembali ke Tanah Suci.

Kamis, 31 Maret 2011

Shalat Pun Jadi Mudah Khusuk

The Magic Power of Haji (4)

SAYA termasuk yang belum paham benar bagaimana sebenarnya shalat yang khusuk dan sadar secara pengalaman belum terbiasa mengalami suasana khususk.

Khusuk dalam tingkatan tertinggi mungkin seperti kisah Syadina Ali AS yang tak merasakan busur dicabut dari tubuhnya ketika tengah melaksanakan shalat.

Makin Rajin Menunaikan Shalat

The Magic Power of Haji (3)

INILAH pengakuan saya. Ya saya sungguh-sungguh mengakui sebelum pergi haji saya merasa tergolong orang yang disebut sebagai kelompok orang munafik.

Lah iya, dalam sebuah referensi pernah saya membaca ciri-ciri orang munafik itu adalah shalat Isya dan Subuhnya jarang atau susah ia tunaikan. Itu telah saya ketahui namun tetap dilakukan.

Jumat, 11 Februari 2011

Rejeki Bakal Semakin Berlimpah

The Magic Power of Haji (2)


Di kebun kurma, Madinah

TANYAKAN kepada orang-orang yang telah menunaikan haji perihal rejekinya atau yang sekadar baru berniat dengan sungguh-sungguh disertai tindakan untuk berhaji?Akan banyak cerita yang dijamin semakin memotivasi dan menyemangati Anda agar segera berhaji.

Kamis, 10 Februari 2011

Bersiaplah untuk Kaya

The Magic Power of Haji (1)


Diskusi di sela sarapan pagi di hotel transit, Makkah

HAJI merupakan salah satu bentuk jihad fi sabilillah (jihad di jalan Allah). Berarti dana (biaya), waktu, tenaga yang kita keluarkan untuk urusan haji dihitung sebagai infak kita di jalan Allah atau infak fi sabillah. Infak bukankah itu sama definisnya dengan bersedekah. Bukankah dengan bersedekah kita telah dijanjikan oleh Allah balasan yang berlipat-lipat atas amalan ini.